Minggu, 12 Januari 2014

Kerinduan yang tak bisa di bendung

Ya Tuhan.....  aku merindukan-Mu
Ya Allah tiba-tiba aku merindukan-Mu
Ya Rabb... tiada yang dapat menggantikan
Engkau di mata hamba, bawalah hamba
          Cukuplah semua ini
          Hanya satu yang hamba inginkan
         Bawa hamba bersama-Mu
         Sebab, tiada yang hamba rindukan
          Kecuali Engkau ya Rabb
Detik demi detik berlalu
Menantikan  kepastian
Kapankah ?, dan bagaimana waktunya
Kelak bersua dengan-Mu
            Telah lama hamba menantikan nya
            Dan begitu banyak yang  hamba kenal
            Telah mendahului hamba bertemu dengan-Mu
           
Bahkan,  rasanya hidupku tidak lama
Mungkin 17-18 tahun
Tapi yang ku dapat aku masih
Dalam dunia, kenapa mereka ?
Tak mau bersua dengan-Mu padahal

Tiada pengobat hati selain bertemu –Mu

Kerinduan yang tak bisa di bendung

Ya Tuhan.....  aku merindukan-MuYa Allah tiba-tiba aku merindukan-MuYa Rabb... tiada yang dapat menggantikanEngkau di mata hamba, bawalah hamba          Cukuplah semua ini          Hanya satu yang hamba inginkan         Bawa hamba bersama-Mu         Sebab, tiada yang hamba rindukan          Kecuali Engkau ya RabbDetik demi detik berlaluMenantikan  kepastianKapankah ?, dan bagaimana waktunyaKelak bersua dengan-Mu            Telah lama hamba menantikan nya            Dan begitu banyak yang  hamba kenal            Telah mendahului hamba bertemu dengan-Mu           Bahkan,  rasanya hidupku tidak lamaMungkin 17-18 tahunTapi yang ku dapat aku masihDalam dunia, kenapa mereka ?Tak mau bersua dengan-Mu padahalTiada pengobat hati selain bertemu –Mu

Puisi untuk sahabat

Hari-hari  ku jalani susah senang bersamamu
 Tapi kenapa akhir- akhir nech kamu berubah
Rasanya.... ini bukan kamu yang dulu
 Walau kita masih sering bertemu tapi iii,
                 Dekat nya tak seperti hari-hari yang dulu
                 Apa yang membuatmu berubah?
                 Tanda tanya di hatiku
                 Yang sampai sekarang belum terjawab
 Membuatku merasa bersalah
 Tuhan apa yang sebenarnya terjadi ......
Apa karna salah yang selama ini hamba lakukan
Mungkinkah karna sifat dan gaya ku yang ngak dia sukai
            Kita memang masih sering bertemu bahkan melemparkan senyuman
            Ntah kenapa setiap kali ada dia kamu tak mempedulikanku lagi
            Ku akui dirinya memang lebih smart cerdas dan mandiri dibanding aku
           Tapi bisakah kau hargai aku yang berada di sisimu disaat itu
Kini ku sadari aku dan kamu tak bisa bersatu lagi
Karna aku bukan orang yang seperti yang kamu inginkan
Biarlah kamu bersama dia aku saja yang mundur selangkah demi selangkah
Aku menulis puisi ini tuk mengungkapkan padamu
                Walau aku bukan sahabatmu  lagi tak apa
                Satu pesan untukmu jagalah dia yang sekarang
                Dekat denganmu aku berharahap jangan seperti

                Yang terjadi padaku, sukron ya sohibati......